INFORMASI


Bal segel import adalah solusi untuk anda yang ingin membebaskan diri dari kesulitan memenuhi kebutuhan-kebutuhan anda, tidak hanya itu, anda pun bisa membangun sebuah usaha sendiri dan menyediakan lowongan kerja untuk orang lain di sekitar anda.
Apakah caranya sulit? Tidak sama sekali, yang anda butuhkan adalah modal dibawah Kurang lebih Rp.5.000.000, garasi/ruang tamu/ruang display, dan sebuah handphone. Tidak ada modal untuk usaha? ada solusi untuk menjadi dropshipper dulu, cek di SINI 
masa semudah itu kah? mungkin itu yang ada di pikiran anda, tampaknya mudah secara teori tapi saya telah membuktikan nya sendiri. Mari kita ulas bersama-sama bagaimana cara mengoptimalkan modal usaha anda untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kami akan menjelaskan dengan cara se-sederhana mungkin dan tentu saja GRATIS πŸ™‚ karena sebaik-baiknya ilmu, adalah yang bisa bermanfaat untuk orang lain.
Sebelum anda memulai langkah-langkah berikutnya, sebelum anda memulai berjualan, hal penting yang harus anda ketahui adalah product knowledge atau pengetahuan tentang produk yang anda akan jual, hal ini harus anda kuasai luar dalam. Seperti apakah itu Bal Segel Import?
  • – Bal Segel Import
  • Bal segel adalah bal karungan yang dipressed dengan mesin baller, maka dari itu disebut bales/bal. Pengikatnya yang berupa plat juga sering disebut segel/pengaman.
    Bentuk dari bal segel tidak seperti karung-karung biasa, tapi berbentuk kotak padat dan tersegel.
    Isi dari bal segel ex import adalah :
    • – baju-baju sisa toko yang sudah off season / sudah pergantian musim
    • – baju-baju off the rack atau baju yg ditarik dari rak pajang karena berbagai alasan : seperti sudah cacat, sudah terlalu lama dipajang dan tidak laku, dan sebagainya.
    • – baju sisa/bekas display manekin, maka dari ini sering disebut bal segel bekas import, karena isi nya ada baju bekas display manekin dan juga baju reject second bekas pakai.
    • – baju discount yang sudah tidak laku lagi
    • – baju reject, second bekas pakai, baju cacat sedikit, seperti hilang kancing,sobek kecil dll
    Seluruh baju-baju ini dikumpulkan oleh factory-factory khusus, dipilah menurut grading nya
    lalu baju-baju ini di press dengan mesin baller, baru di export ke berbagai negara termasuk Indonesia.
    Grading sebuah bal segel yaitu :
    • – Grade super ( Super Grade Quality/CrΓ¨me Quality) = Kualitas bahan import bagus, model baju modis.
    • – Grade A = Kualitas bahan import bagus, model polos/biasa
    • – Grade B = Kualitas bahan import bagus, model jadul/cocok untuk ibu-ibu
    • – Grade Reject = cacat baju, hilang kancing,hilang aksesoris, noda baju, campuran baju second dll.
    Grade reject dari sebuah bal segel biasanya tidak lebih dari 5-10% nya saja.
    Saat anda membuka bal segel, yang harus anda cek adalah plat besi pengaman nya yang disebut SEGEL. Segel ini harus masih tersegel aman, dan artinya bal segel yang anda beli belum dibuka, atau di sortir terlebih dahulu. Ada beberapa pihak yang mengaku-ngaku menjual bal segel dan pada saat datang barang, segel sudah tidak ada, sebagai consumen yang cerdas, semua keputusan ada ditangan anda, inilah pentingnya product knowledge sebelum anda memulai usaha jenis apapun.
    • Tahap Pemrosesan
    Saat anda telah membuka bal segel import anda akan melihat tumpukan baju menggunung dengan kondisi kusut-kusut setelah di press dan melewati perjalanan panjang, bau khas bal segel pun masih ada, sebagian baju masih lengkap dengan hang tag nya, ada pula yang sudah terlepas/sengaja dilepaskan. Karena bal segel import ini membutuhkan proses lanjutan dan tidak seperti baju baru keluar dari pabrik, yang membedakan secara signifikan adalah harga modal yang berbeda jauh. Jangan dulu patah arang dan menurunkan semangat juang anda saat melihat ratusan baju bertumpuk di garasi/ruang tamu anda. Lakukan hal berikut :
    * Pisahkan baju sesuai grade nya,terutama grade b dan grade reject.
    * Olah baju yang telah anda pilih, dengan steam/setrika uap
    * Gantung atau packing langsung dengan plastik
    * Cetak minimum 100pcs hangtag untuk pelengkap baju yang akan anda jual.
    * Tentukan harga jual anda.
    • Tahap perhitungan modal dan penentuan harga jual :
    Pembelian :
    Bal segel Ladies Blouse = Rp.5,300,000
    Ongkir dan maintenance = Rp.500.000 (prediksi kasar)
    Total Modal anda adalah = Rp. 5,700,000
    Isi dari Bal segel Ladies blouse 600-700pcs
    Ada hitungan isi grade reject sekitar 10%, hitung kasar 100pcs
    Seandainya grade super didalam bal segel yang anda beli hanya ada 200pcs
    200pcs x harga jual per pcs Rp.75.000 = Rp.15.000.000 – Harga modal Rp.5,700,000
    Profit anda dengan berjualan 200pcs Grade super = Rp. 9,300,000
    Pada titik ini anda sudah memiliki untung sebesar Rp.9,300,000
    Sisa bal segel 300pcs dengan asumsi =
    200pcs Grade A = 200pcs x 35rb = Rp.7.000.000
    100pcs Grade B = 100pcs x 15rb = Rp.1,500,000
    Total Profit anda = Rp. 17.800.000
    Seandainya anda berjualan baju per pcs 35rb saja disamakan rata semua grade baju
    35rb x 500pcs = Rp.17,500,000 – Harga modal Rp.5,700,000
    Profit Bersih anda = Rp.11,800,000
    •  – Tahap Penjualan (Iklan dan pemasaran)
    Apa yang akan anda lakukan setelah ratusan baju sudah rapi tersortir dan sudah terlipat/digantung rapi. Langkah selanjutnya adalah pemasaran. Anda bisa memaksimalkan penggunaaan smartphone/handphone anda. Buka website anda sendiri, bagi anda yang pemula bisa menggunakan website hosting gratis di berbagai tempat seperti WordPress atau Blogspot atau cara yang paling mudah, adalah memaksimalkan halaman facebook anda. Mengapa facebook? Karena disana sudah ada teman,saudara,tetangga anda. Satu kali anda mengupdate status bahwa anda berjualan baju dengan kualitas import dan harga yang murah, maka puluhan mungkin ratusan friend facebook anda akan mengetahui nya. Jangkau lah dari yang paling dekat, seperti teman dan saudara juga tetangga-tetangga anda. Teman kantor/kampus, rekan kerja dll. Maka dari mulut ke mulut, anda secara tidak langsung sudah ber iklan gratis.
    • – Tips dan saran
    Halangan tersulit dalam membuat bisnis anda menjadi besar, adalah diri anda sendiri. Setelah bertahun-tahun menjalani usaha ini, membuat kami bertemu dengan berbagai macam tipe pembeli. Ada yang bahkan dari barang reject pun ia sanggup jual kembali dengan range harga 20rb s/d 30rb, ada pula yang belum juga membuka seluruh bal segel nya, semangat nya sudah menurun dan menyerah, ada buyer yang secara bertahap memulai dari membeli grade reject, lalu naik membeli paket sortir, hingga akhirnya rutin membeli bal segel minimal 5 bal per bulan nya. Semua kembali kepada anda dan pilihan anda. Karena ini adalah hidup anda, dan hanya anda yang akan diuntungkan atau dirugikan oleh segala pilihan dan keputusan anda.

    Curhatan Pembeli Bale Segel



    Berawal dari usaha kita merintis bisnis baju branded sisa eksport (stocklot). Yang belum tahu apa itu baju sisa eksport, sebagai gambaran kurang lebih barangnya yang biasa dijual di Factory Outlet. Banyak tersebar di Bandung. Kualitas barang memang cakep-cakep, karena kita hanya ambil Grade A. Kalo dibandingkan harga asli outlet juga jauhhhh lebih murah, bisa sampe 90% lebih murah dari outlet resmi. Tapi yang namanya barang branded, semurah-murahnya tetap saja mahal, ga bisa dijangkau semua kalangan masyarakat.
    Akhirnya dari rekanan kita dapat info soal baju sisa butik import. Awalnya kita masih ragu untuk ngerjainnya. Bisa diterima market ga ni? Kita biasa ngerjain grade A doang, sedang ini campur sampe ada yang reject segala, mesti dijual kemana barangnya? Karena takut-takut jadilah kita dropship only. Copas pict dan info dari web supplier. Dan ternyata??? Hasilnya respond cukup memuaskan. Jadi semakin semangat ngerjainnya. Di bulan pertama kita jualin, dalam 1 minggu nya sudah bisa setor omset 10 juta lebih ke supplier. Kita ambil untung cuma seribu rupiah per pcsnya, misal supplier jual paket grade C 8ribu/pcs (isi 100), kita jual 9ribu/pcs. Jadi perpaketnya kita dapat untung 100ribuan. Langsung deh mutasi transfer kita nampang di pp nya supplier, dibilang top reseller :d
    Btw meski kita udah jualin berjuta-juta, tapi kita belum tahu barang aslinya seperti apa. Mau cek ke gudang supplier juga tidak bisa, karena  supplier tidak terima tamu digudang. Karena memang cukup repot kalau terima tamu, setiap hari dikejar waktu ngerjain order. Kalau terima tamu mesti beramah tamah segala, lagipula juga tidak bisa langsung transaksi digudang, order mesti waiting list.  Akhirnya kita beli Pahe 1 yang isinya Cuma 5 biji untuk ngecek barangnya kayak apa. Itu pahe isinya cuma grade A dan B, dan kualitas cukup baguslah. Jauh lebih bagus dari baju-baju china yang dulu biasa kita import (diatas lupa jelasin ya, kalo dulu kita juga pernah import baju dari Guangzhou dan Shanghai, yang pictnya cakep-cakep tu modelnya. Tapi kualitasnya parahhhh, sampe mau ngejual malu). Beberapa supplier dicoba dan hasilnya sama semua, dah harga ga murah, mesti bayar ongkir yang mahal dan bea masuk. Tapi its ok lah, kerugian itu kita anggap biaya kuliah. Kalo tidak dicoba tidak pernah tahu. Setiap ilmu pasti butuh pengorbanan.
    Melihat omset yang makin bagus, akhirnya kita berani beli bal segel, mengolah sendiri. Sekali beli langsung 2 bal, campur biasa dan supper dress. Dan ternyata????
    Begitu liat barang langsung down. Sudah kucel, bau apek, model sebagian jadul, tidak baru semua ada baju second nya, ada yang kena noda, ada yang sobek. Meski cacatnya tidak banyak, tapi tetaplah down karena kita biasa pegang barang grade A saja,  branded pula, yang sudah pasti kualitas top punya, sedang ini campur. Mana quantity/jumlahnya ga tanggung-tanggung pula, hampir 1000 pcs untuk 2 bal.
    Tiap hari perjuangan berat untuk steam, ngetagin, plastikin. Ga kebayang bisa kelar berapa minggu. Mana order banyak, dikejar waktu. Setiap hari ditanya-tanya kapan barang dikirim. Mau cari karyawan untuk bantuin juga belum berani. Btw sebelumnya kita sudah modal steam uap segala, yang harganya lumayan nendang. Yang setrikaanya cuma 1, model bediri itu yg bagus 1,35juta. Tu pun masih brand cungkok ya. Kalo steam yang pake gas elpiji, yang bisa untuk 3 – 4 setrika, tu ampir 5 jutaan.
    Nyokap sudah ngomel-ngomel, untuk tidak lanjutin, suruh balikin saja duit yang sudah order. Tapi ngitung modal yang sudah keluar, masak mau berhenti begitu saja?  Akhirnya, daripada kepalang tanggung, masih penasaran juga, beli lah bal lagi. Dan untuk bal pembelian ke dua itu bajunya oke-oke, cakep-cakep. Padahal jenis kodenya sama dengan yang pertama kita beli. Setelah tanya-tanya barulah kita tau, ada istilahnya TRIP. Kalo lagi trip bagus, semua barangnya bagus. Kalo lagi trip amsyong, ya semua barangnya bikin loyo begitu ngerjainnya. Sedang supplier pun juga tidak tahu, itu trip isi bagus apa enggak, karena dia tidak buka bal. Dia jual bal segel, masih ada plat besinya begitu. Tapi sejelek-jeleknya bal yang pernah kita buka, ga sampe robek-robek parah seperti curcol orang-orang yang beli bal-bal an harga gopekan (500ribu). Kan ada tuh yang harga per bal nya (bukan bal segel) sekitar 500rb – 1,5juta. Itu bukan jenis bal segel ya, tapi sisa barangnya toko lokal (yang main seperti kita)  yang sudah tidak laku. Jadi dijamin 100% isinya baju second semua. Dari harga juga sudah jelas-jelas beda jauh, jadi tidak bisa disamain. Sekarang baru tahu, itu istilahnya barang bangkai.
    Dari seburuk-buruknya bal yang pernah kita buka, grade A nya masih diatas 100 pcs semua(untuk bal campur) . Sedang kalo Anda jual ecer 100pcs grade A diharga 60-70 ribuan, itu sudah balik modal dan bahkan untung. Belum lagi grade B n C nya. Rejectnya pun juga laku.
    Akhirnya, kita lanjut sampe sekarang, dan jadilah seperti ini. Sudah dapat supplier yang lebih besar, bahkan kita bisa jual bal segel lebih murah dari supplier pertama kita. Belum sampe 6 bulan jalan gudang pertama kita sudah ga muat, akhirnya kita cari gudang yang lebih gede. Kita sewa gudang 2 lantai di Jakarta (sekitar July 2013). Dan sekarang kita sudah punya 3 gudang, 1 dijakarta dan 2 di Blitar (sejak Juni 2014). Puji Tuhan, sudah bisa bayar karyawan. Karena campur tangan Nya yang luar biasa, hingga kita bisa seperti ini.
    Sooo, inti dari curcol ini adalah WARNING buat Anda pemula, yang mau mengolah bal segel, apakah Anda sudah siap tenaga dan mental? Kesempatan untuk meraih untung jelas didepan mata, tapi untuk ngerjainnya juga penuh perjuangan. Butuh banyak tenaga. Tidak hanya itu, perlu mental baja juga. Ya kalo dapat bal isinya lagi bagus, kalo ga? Anda siap tidak? Memang hanya dengan menjual grade A nya (meskipun dapat bal isi jelek ya) sudah dapat untung, tapi apa ga stress liat sisa stock menggunung? Meski itu kita istilahkan sebagai bonus, laku ya sudah, ga laku yo wis. Tapi kalo mental ga kuat tetap  saja bikin puyeng kepala.
    Jadi kalo anda siap terima cuan/untung banyak, siap stress,  lebih bagus lagi kalo menguasai market baik itu grade A, B , C dan rejectnya, hayukkk silakan mengolah bal segel sendiri. Saran aja kalo grade C dan reject ga laku ga usah dipusingin deh, anggap saja itu limbah, toh Anda sudah dapat untung. Kalo grade B ga bisa jual, ya agak kebangetan juga sih :d Berarti kemampuan menjual nya masih harus dipertanyakan, karena pengalaman kita ga susah tu jual ecer grade B, apalagi grade A.
    Tapi kalo Anda ga siap mental,  lebih baik JANGAN beli bal segel. Daripada ntar stress, cepet tua, bikin jantungan pula :d Beli yang pasti-pasti saja, tu kita ada paket usaha yang dah disortir (cek FB kita). Tapi paket usaha juga masih ada resiko ya? Dijamin 100% pasti ada model yang tidak sesuai selera Anda, karena tidak bisa milih model.  Kalo tidak siap resiko, ya silakan beli eceran. Ingat, High Gain High Risk.  Kalo mau untung lebih gede ya harus siap tanggung resiko lebih gede juga, jangan mau seenaknya sendiri. Anda makan dan tidur aja ada resikonya, apalagi ini bisnis. Kalo ga siap resiko, ya jangan berbisnis, cukuplah jadi penonton saja.
    Satu lagi, tujuan curcol ini buat kasi info ke pemula yang belom punya modal untuk nyetock barang, kalo dari dropship pun kita bisa sukses. Buktinya? Silakan baca kembali dari atas. Asal jangan serakah saja pasti semua lancar. Ambil untung jangan gede-gede, toh Anda hanya jual informasi, modal pulsa doang. Emang ada beban mental juga kalo customer komplen. Tapi lagi-lagi kembali ke resiko. Kalo ga mau resiko ya jangan berbisnis.
    Thanks udah dibaca. Demikin curcolnya, semoga bermanfaat.